Sabtu, 16 April 2011

Tambang Bawah Tanah

Atau biasa disebut underground mining adalah metode penambangan dimana pengambilan bahan mineral dilakukan dengan membuat terowongan menuju lokasi komoditi tersebut.


Letak cadangan mineral berada dibawah tanah, maka perlu dibuat jalan masuk. Jalan masuk dapat dibedakan menjadi beberapa:

  • Ramp, jalan masuk ini berbentuk spiral atau melingkar mulai dari permukaan tanah menuju kedalaman yang dimaksud. Ramp biasanya digunakan untuk jalan kendaraan atau alat-alat berat menuju dan dari bawah tanah.
  • Shaft, yang berupa lubang tegak (vertikal) yang digali dari permukaan menuju cadangan mineral. Shaft ini kemudian dipasangi semacam lift yang dapat difungsikan mengangkut orang, alat, atau bijih.
  • Adit, yaitu terowongan mendatar (horisontal) yang umumnya dibuat disisi bukit atau pegunungan menuju ke lokasi bijih.


Ada dua tahap utama dalam penambangan bawah tanah:
1. Development (pengembangan) : 
Pada tahap development, semua yang digali adalah batuan tak berharga. Tahap development termasuk pembuatan jalan masuk dan penggalian fasilitas-fasilitas bawah tanah lain.
2. Production :
Pada tahap production dilaksanakan pekerjaan menggali sumber bijih itu sendiri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar